Thursday, May 13, 2010

Situs Sumur Songo

Perjalanan menjelajahi situs purbakala di kabupaten boyolali memiliki pengalaman yang sangat berkesan dari penjelajahan di daerah lain. Suasana alam yang sejuk, udara segar dan nuansa mistis lebih terasa disini. Situs yang saya jelajahi kali ini adalah berupa sumur kuno yang berjumlah sembilan (dalam bahasa jawa sembilan adalah songo). Sumur tersebut merupakan peninggalan dari jaman Hindhu dan sebagian masih digunkan oleh warga sekitar sampai sekarang. Yang unik dari sumur songo adalah sumur 1 - 5 masih berupa batu andesit, sedang sumur 6 - 8 sudah disemen dan diberi nama beberapa dari Wali Songo penyebar agama Islam.

Lokasi :
Situs sumur kuno ini berada di Ds.Candi Kidul, Kec.Cepogo, Kab.Boyolali.


Papan nama situs sumur songo
Lokasi situs berada diladang dan hutan yg ditumbuhi pohon2 besar


Sejarah :
Sumur songo merupakan peninggalan purbakala berupa 9 buah sumur kuno. Sumur ini terbuat dari tatanan batu2 andesit dengan ukuran bujur sangkar berukuran sekitar 1 x 1 m dengan kedalaman antara 3 sampai 4 m. Sumur2 ini letaknya berjarak cukup jauh satu sama lain dan tersebar di beberapa lokasi.

Sumur 1
Sumur pertama berada paling dekat dan paling mudah dijangkau. Di sumur ini berada terdapat  sebuah makam kuno yg dikeramatkan oleh penduduk sekitar yaitu Makam Kyai Modjo. Batu2 penyusun sumur ini sudah agak berantakan dan sumur berbentuk bujur sangkar dengan kedalaman sekitar 2 m.
Sumur 2
Sumur kedua berjarak sekitar 3 m dari sumur pertama. Kondisi sumur kedua juga sudah berantakan dengan bentuk bujur sangkar dari tatanan batu2 andesit. Kedalaman sumur ini sekitar 2 m.

Sumur 3
Sumur ketiga berjarak cukup jauh dari sumur 1 dan 2 yaitu sekitar 50 m. Keadaan sumur ketiga masih cukup baik dengan bentuk bujur sangkar yg terbuat dari batu andesit. Sumur ketiga memiliki kedalaman yg cukup dalam dibandingkan sumur 1 dan 2 yaitu sekitar 4 m.


Sumur 4
Sumur keempat hanya berjarak sekitar 2 m dari sumur ketiga, sumur ini lebih kecil dengan ukurannya dibandingkan sumur 1 s/d sumur 3. Dengan bentuk bujur sangkar dari tatanan batu andesit dengan kedalaman sekitar 3 m.


Sumur 5
Sumur 5 berjarak sangat jauh dari sumur 1 s/d 4 yaitu berada di sebuah hutan diseberang sungai . Lokasi sumur 5 berada dibawah sebuah pohon besar dan suasana sekitar yang gelap karena rimbunnya pepohonan besar yg menaungi. Sumur ini juga berbentuk bujur sangkar dari tatanan batu andesit. Kedalaman sumur sekitar 4 m dan penduduk sekitar memanfaatkan sumur ini untuk diambil airnya.


Sumur 6
Sumur 6 berada sekitar 10 m dari sumur 4 dan untuk menuju sumur ini harus melewati rimbunnya hutan dan menyeberang sungi kecil. Sumur 6 kondisinya masih baik tetapi sudah disemen, pada bagian tengah dari badan sumur terlihat susunan batu-batu andesit. Kedalaman sumur ini sekitar 4 m.

Sumur 7
Sumur 7 berada sekitar 15 m dari sumur 6. Kondisi sumur ini tidak jauh berbeda dengan sumur modern dikarenakan sudah disemen dan tidak nampak bentuk aslinya. Tetapi kalau anda menengok ke dalam sumur masih terlihat susunan batu2 andesit didasar badan sumur. Sumur ini diberi nama salah seorang dari wali Songo.


Sumur 8
 Sumur 8 berada sekitar 6 m dari sumur 7. Kondisi sumur juga sudah disemen dan tidak nampak bentuk aslinya.Tetapi kalau anda menengok ke dalam sumur masih terlihat susunan batu2 andesit didasar badan sumur. Sumur ini juga diberi nama salah seorang dari wali Songo.

Penjelajahan saya di situs sumur songo belum usai, dikarenakan baru 8 buah sumur saja yg berhasil saya temukan. Menurut penduduk sekitar sumur  9 berada cukup jauh dari ke 8 sumur ini yaitu di desa candirejo. Mungkin lain waktu akan saya cari keberadaaannya.

19 comments:

  1. Hm,
    Ini dimana ya ?
    Wah, ga ada keterangannya....

    ReplyDelete
  2. Sumur songo ini berada di Ds.Candi Gatak, Kec.Cepogo, Kab.Boyolali - Jawa Tengah. Disini terdapat 9 sumur kuno yg tersebar dibeberapa tempat.

    ReplyDelete
  3. Situs ini bisa dicapai lewat jalan raya Solo-Semarang dan ada papan petunjuk nama situs di pinggir jalan.

    ReplyDelete
  4. @Mustikha : Benar nih, apa anda tahu lokasi 4 sumur yg lainnya?

    ReplyDelete
  5. @tarabuwana : sebelah barat jembatan

    ReplyDelete
  6. Lokasi sumur akhirnya bisa kujelajahi semua

    ReplyDelete
  7. songo kan sembilan kok sumurnya cuma 8

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang terakhir belum sempat dijelajahi mas

      Delete
    2. Menurut orang tua hanya orang2 tertentu yang bisa menemukan sumur yang ke 9...... saya saja yang tinggal di desa itu blm pernah melihat sumur yang ke 9.....

      buat temen2 yang mau datang lebih seru datang di hari lebaran idul fitri biasanya ada acara offroad

      Delete
  8. SUMUR YANG KE 9 KONON RAIB.. ADA YANG BILANG JUGA TEMPATNYA DI LUR WILAYAH SUMUR SONGO..

    ReplyDelete
  9. Wah menarik sekali, memang saya sudah cari sumur ke 9 tidak ketemu sampai sekarang.

    ReplyDelete
  10. Saya waktu itu cuman nemu 4 sumur, karena letaknya gak jauh dari jalan raya setelah perjalanan napak tilas Dari candi Lwang, Candi Sari yang di tas Bukit, dan Candi Guthi yang berujud kolam pemandian Raja sebanyak 3 komplek itu... eh pulangnya lewat jalan lain.. menemukan situs ini.. kok feelingnya pas... barangkali nanti nemu candi lain... pas eminggalkan Candi Gunthi
    Deket situs ini ada berserakaan Lingga Yoni dekat Lapangan Bola , masih di desa Candi Gathak ini.. mungkin sekitar 4 - 5 buah linga Lyoni masih bagus , hanya posisinya sudah tidak beridiri tegak tapi terbalik-balik, dan sebgain terpendam tanah.. dan tertutup semak dan alng-alang di kebun... sebelah lapangan Bola 2, di seberang ajalan lapangan bola juga ada 2... menurut penduduk sekitar masih ada beberpa lagi Lingga Yoni di sekitar lokasi... sayang belu sempat nemu
    Yang ingin ku ketahui, nama desanya Candi Gathak,... trus itus atau bangunan Candi Gathaknya ada dimana ???... mohon info
    Salam Arkeolove.. !!!

    ReplyDelete
  11. sebagai orang Hindu karena turun temurun, hanya bisa merasa nelongso atas terbengkalainya situs pemujaan berbagai petirtaan (sumur) dan linga-yoni ini. cobalang orang sekarang duduk merenung dan sedikit eling. hanya orang-orang yang memiliki pengetahuan adiluhung dan keteguhan saja yang bisa membangun berbagai peninggalan tsb. saya punya keyakinan pemujaan kepada siwa dalam wujud linga-yoni (simbul alam semesta) akan bangkit kembali di tanah nusantara. kelak ketika tanah nusantara, khususnya jawa sudah kering kerontang, tandus, bak gurun di timur tengah, saat itulah kita baru sadar, bahwa kita telah salah jalan...

    ReplyDelete
  12. Situs ini tepat berada di Desa saya, sebenarnya sebagai oemmuda desa saya pribadi cukup prihatin dengan terbengkalainya situs ini. Ada beberapa pihak terutama oknum kelurahan yang seakan menghambat ide - ide kami untuk mengelola situs ini agar tetap terjaga. Yaa pada akhirnya semua menjadi jengah. Yang jelas kami telah berusaha semaksimal mungkin agar situs ini tetap terjaga, meski banyak pihak yang tidak mendukung. Dan perlu diketahui, tempat ini menjadi tempat yg sakral bagi orang2 luar daerah yang setiap hari2 tertentu datang ke lokasi untuk berziarah ke satu makam yang dipercaya adalah makam kyai mojo, bahkan ada yang percaya kalau mau bertapa semalaman maka akan mendapatkan kekayaan. Tapi kami warga sekitar justru malah tidak percaya hal ini, kami hanya sebatas memanfaatkan mata air yang alhamdulillah sampai saat ini masih membantu. Itu sedikit dari saya, kalau mau diantar main kesini bisa hubungi saya, tapi maaf, karena perantauan jadi pulang hanya setahun sekali,tapi saya bisa menghubungkan dengan qarga sekitar jika ingin tau informasi yang lebih dalam. Terima kasih, salam kenal

    ReplyDelete
  13. seyogyanya sumur songo dipelajari lebih lanjut, tidak mungkin disitu ada sumur jumlah sembilan kaalau dahulunya tidak merupakan sebuah kota lama, mungkin merupakan sebuah pusat dari peradaban lam. saya yakin itu

    ReplyDelete
  14. Di tempat saya tinggal juga ada 9 sumur yang serupa, di Semarang, biasa di sebut Sumur Wali. Airnya tidak pernah kering meski sumur-sumur di daerah sekitar sudah kering akibat musim kemarau. Kedalamannya sekarang antara 4 - 5 m. Ada balok kayu jati besar persegi di dalam sumur sebagai penahan dinding

    ReplyDelete
  15. maturnuwun informasinya.... ijin kutip juga link ke blog njenengan nggeh mas.... nuwun

    ReplyDelete
  16. Kami admin candikidul.id yang merupakan web resmi dari Kampung Candikidul yang berbatasan langsung dengan situs Sumur Songo dengan ini mohon ijin dari Anda untuk memuat tulisan anda pada website kami.
    kami tetap akan mencantumkan link blog anda sebagai sumber sesuai etika di dunia maya

    maturnuwun



    Nurohman
    nurohman@candikidul.id

    ReplyDelete