Sunday, September 26, 2010

Candi Gunung Wukir

Lokasi :
Reruntuhuan candi Hindu ini berada di Dsn.Canggal, Ds.Kadiluwih, Kec.Salam, Kab.Magelang.

Reruntuhan candi induk sekitar tahun 1800an
Rekonstruksi candi perwara tahun 1800an
Reruntuhan candi induk
Yoni yg berada di candi induk

Sejarah :
Menurut perkiraan, candi ini merupakan candi tertua yang dibangun pada saat pemerintahan raja Sanjaya dari zaman Kerajaan Mataram Kuno, yaitu pada tahun 732 M (654 tahun Saka). Candi Gunung Wukir berada di sebuah bukit yang terletak di belakang dusun ini. Untuk mencapai kesana, pengunjung harus berjalan kaki, jadi silakan parkirkan kendaraan anda di kediaman warga setempat dan untuk lebih mudahnya pengunjung wajib menemui Juru Kunci Candi yaitu Bp.Widodo. Sebab beliau adalah yg bertugas menjaga dan membawa kunci lokasi candi ini.Kompleks dari reruntuhan candi ini mempunyai ukuran 50 m x 50 m terbuat dari jenis batu andesit, dan di sini pada tahun 1879 ditemukan prasasti Canggal yang banyak kita kenal sekarang ini.Selain prasasti Canggal, dalam candi ini ditemukan yoni dan arca nandi.

Candi perwara 1
Yoni didalam candi perwara 1
Candi perwara 2
Arca nandi didalam candi perwara 2
Candi perwara 3
Yoni yg diperkirakan dulu berada di candi perwara 3
Hiasan kala yg disimpan didalam pos penjagaan
Di lokasi candi ini ditemukan Prasasti Canggal yang tertanggal 732 Masehi, berhuruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Prasasti tersebut terbelah 2 bagian, satu bagian ditemukan dihalaman candi, sedangkan yang separuh ditemukan di lereng bukit dekat dengan sungai. Prasasti tersebut menceritakan mengenai Raja Sanjaya yang gagah berani menaklukkan musuh-musuhnya. Raja Sanjaya diceritakan kemudian membangun sebuah lingga diatas sebuah bukit sebagai tanda kemenangannya. Diduga candi ini merupakan tempat didirikannya lingga tersebut. Sayang, lingga tersebut tidak ada. Kini, Prasasti Canggal disimpan di Museum Nasional di Jakarta.

8 comments:

  1. wah, lagi gencar-gencarnya ngeblog ya mas... wah blognya keren mas... semoga suatu saat bisa mblusukan bareng... salam nyariwatu,salam budaya

    ReplyDelete
  2. Ya betul mas niko terima kasih, mumpung lagi banyak waktu senggang. Kemarin sibuk dengan pekerjaan. Saya juga pengen suatu saat bisa blusukan bareng, masih banyak situs yg belum terjelajahi. Salam blusukan, salam budaya.

    ReplyDelete
  3. dr jalan magelang belokan ke arah candinya di daerah mana mas?muhammad rahzen..thanks..

    ReplyDelete
  4. Dari jogjakarta setelah sampai di pertigaan semen belok ke kiri

    ReplyDelete
  5. Salam kenal mas, saya asli anak Kadiluwih, sewaktu kecil sering main ke candi itu sm temen2, sambil cari kayu bakar, apalagi kalo hari jum'at kesitu banyak bekas sesajen orang2 yang nyari wangsit nomor SDSB, suka ada duit recehnya..., itu yang kami cari..
    ( Aris Munandar anake Pak Bayan )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga mas, saya sudah paham dan tahu betul kalau di candi ini banyak dipakai untuk cari nomer togel bahkan ritual pesugihan juga ada. Saya hampir 4 bulan menginap di candi ini untuk menyaksikan berbagai ritual tersebut.

      Delete
  6. C. Gunung Wukir............kisah cintaku di tahun 1999.....

    ReplyDelete
  7. ...maaf 4 bulan menginap di candi ini mas,,,,saya heran kok bisa selama ini mas...

    ReplyDelete