Saturday, July 3, 2010

Candi Batur

Tidak banyak orang yang tahu tentang situs2 bersejarah yang berada di daerah windusari. Mayoritas masyarakat hanya mengenal candi selogriyo saja . Ada seorang security di kantor tempatku bekerja yang tahu hobiku bercerita bahwa di windusari sebenarnya masih ada beberapa  candi lagi. Tetapi candi ini hanya tinggal reruntuhan saja, sudah banyak yang hilang, beralih fungsi dan juga ada yang berada di atas bukit. Dari keterangan tersebut saya mencoba mencari keberadaan candi tersebut dan berharap menemukan apa yang saya cari. Pencarian pertama yang saya lakukan berhasil mendapatkan keberadaan sebuah reruntuhan candi......

Lokasi :
Reruntuhan candi ini berada di Dsn.Ngobaran, Ds.Candisari, Kec.Windusari, Kab.Magelang.

Tumpukan batu2 candi yg berserakan
Jalan setapak menuju candi batur
Makara dan lokasi pintu masuk candi sebelah utara
Batu persegi yg mirip yoni
Makara dan pintu masuk candi sebelah selatan
Batu2 candi yg sebagian masih terpendam

Sejarah :
Reruntuhan candi ini berada diatas sebuah bukit yang berjarak sekitar 4 km dari dusun. Jalan yang tersedia menuju candi ini adalah berupa jalan setapak yang sudah di paving dan dapat juga dicapai dengan kendaraan roda 2, akan tetapi lebar jalan kurang dari 1  meter dan sangat licin apabila musim hujan. Tetapi akses jalan dan kondisinya lebih baik dibandingkan akses perjalanan ke candi selogriyo. Pemandangan disekitar candi sangat indah karena berlatar belakang gunung dan sawah milik warga. Candi ini diperkirakan adalah candi Hindhu dan masih ada kaitan dengan Candi Selogriyo yang berjarak sekitar 5 km dari candi ini.Situs ini sudah terdaftar di BP3 tetapi tidak ada petugas penjaga, papan informasi ataupun pagar pelindung. Yang nampak di candi ini adalah arfetak-arfetak candi berupa batu-batu yang berserakan, makara dan sebagian besar batu sepertinya masih terpendam.

7 comments:

  1. baru tahu nih, disebelah Candi Selogriyo ada candi lagi walau jauuuh.

    ReplyDelete
  2. wess solid banyak mengetahui candi berkat Anda mas Tarabu.... mungkin bisa dibuku in kali... lebih ciamik...

    ReplyDelete
  3. @Anonim : Situs candi batur memang tidak terkenal dan bahkan penduduk windusari juga banyak yg tidak mengenalnya. Situs ini sangat terbengkalai tanpa ada perhatian dari Pemerintah.

    @Oelama : Terima kasih banyak, ide anda sangat bagus, mungkin suatu saat bisa dibuat buku yg lebih spesifik

    ReplyDelete
  4. kenapa tidak di perhatikan pemerintah, kalo di perhatikan kan bisa di jadikan objek pariwisata....

    ReplyDelete
  5. Dikarenakan lokasi candi yang berada diatas bukit dan belum sepenuhnya bagian2 candi ditemukan. Perlu waktu dan dana yang besar untuk menyelamatkan situs ini.

    ReplyDelete
  6. Saya sudah pernah kesitu.
    Tidak jauh dari rumah saya :)

    ReplyDelete
  7. yang seperti talang air kok gak ada potonya mas???

    ReplyDelete